Sejarah

Program TPB dibentuk pada tahun 1973 sebagai wujud kepedulian IPB terhadap pembangunan bangsa yang dilakukan melalui penerimaan mahasiswa baru dengan undangan ke sekolah menengah di seluruh pelosok tanah air. 

Di satu sisi, sistem penerimaan yang didasarkan pada penelaahan rapor siswa selama di sekolah menengah merupakan terobosan dalam meratakan kesempatan pendidikan tetapi dari sisi lain menuntut kehati-hatian yang lebih besar karena kesenjangan taraf perkembangan antar-sekolah menengah.  Karena itu mahasiswa baru yang diterima oleh IPB, walaupun memiliki kelayakan akademik yang memadai untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi, tetapi tidak lepas dari kekurangan latar belakang pengetahuan terutama bagi mereka yang berasal dari sekolah menengah yang agak terbelakang.  Akibatnya keragaman latar belakang pengetahuan mereka sangat besar dan IPB memerlukan upaya khusus untuk menangani kelemahan ini. 

Di samping itu karena IPB merupakan pendidikan tinggi yang basisnya adalah ilmu dasar, maka upaya khusus ini berperan pula untuk memberikan landasan yang relatif sama dan cukup kepada mahasiswa untuk menuntut pendidikan selanjutnya di fakultas masing-masing.

Sampai dengan tahun 1993 pemilihan program studi dilakukan setelah mahasiswa lulus TPB sehingga mata kuliah yang diberikan di TPB seragam.  Tetapi sejak tahun 1993 pemilihan program studi sudah dapat dilakukan sejak mendaftar ke IPB, dan ini merupakan perubahan mendasar dari sistem pendidikan TPB.  Selanjutnya mulai tahun 1995 mahasiswa TPB tidak lagi memperoleh mata kuliah yang seragam, walaupun masih tetap bersifat paket untuk setiap program studi.

Lokakarya 1999 menghasilkan kurikulum TPB yang baru.  Dalam kurikulum baru ini, Matematika dibagi dua, yaitu Matematika A (terdiri dari Matematika Dasar dan Kalkulus I) dan Matematika B (terdiri dari Pengantar Matematika dan Kalkulus), Biologi menjadi Biologi A dan Biologi B serta Biologi Hewan, sedangkan Fisika Umum menjadi Fisika Umum A dan Fisika Umum B.  Sosiologi Dasar dan Bahasa Inggris II tidak ditawarkan lagi.  Pada kurikulum baru ini Kimia Organik juga ditawarkan selain Kimia Dasar dan Kimia Umum.

Pada tahun 2003 diadakan Lokakarya Peningkatan Mutu Pendidikan TPB untuk mengakomodir permintaan fakultas/program studi, terutama dalam rangka penyesuaian kurikulum sesuai kebutuhan fakultas/program studi.  Keputusan mendasar dari Lokakarya tahun 2003 adalah berubahnya indeks prestasi drop out (DO) dari < 1,30 menjadi < 1,50.  Perubahan mendasar ini tentunya memberikan konsekuensi kepada Program Pendidikan TPB untuk senantiasa meningkatkan mutu pelayanan akademiknya.