RAMP-IPB

Tentang kami

Event

Download

Kontak kami

Links

Undangan Pengajuan Proposal - Program Technopreneurship Mahasiswa 2007

Bergabunglah dengan calon-calon technopreneur Indonesia yang siap melahirkan solusi-solusi teknologi dalam penyelesaian masalah nyata di masyarakat dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh RAMP IPB: Program Technopreneurship Mahasiswa, yang akan diselenggarakan pada 30 Juli sampai dengan 14 Agustus 2007 di Kampus IPB Darmaga, Bogor.

Program ini terbuka untuk mahasiswa dan lulusan baru (maksimum satu tahun) dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki minat untuk pengembangan invensi dan inovasi dan/atau technopreneurship serta memiliki ide atau solusi teknologi untuk menyelesaikan permasalahan dalam bidang air, energi, kesehatan, pertanian, keanekaragaman hayati (water, energy, health, agriculture, biodiversity/WEHAB).

Ingat selalu program RAMP-IPB:

Batas akhir pengiriman proposal: 15 Juni 2007.

Pengumuman hasil seleksi: 6 Juli 2007.

Pelaksanaan pelatihan: 30 Juli -14 Agustus 2007.

Dapatkan segera formulir dan panduan penyusunan proposal di rektorat perguruan tinggi anda atau download di website kami.

Kirimkan segera proposal anda ke Sekretariat RAMP-IPB:

Gedung Fakultas Peternakan

Jl. Agatis, Wing 10, No. 101

Kampus IPB Darmaga

Bogor 16680

Indonesia

Telp/fax: (0251) 622838

E-mail: lramp@ipb.ac.id

Website: http://www.ramp-indonesia.org atau http://web.ipb.ac.id/~lramp/.

Yang lolos seleksi akan berhak mengikuti pelatihan tersebut yang sepenuhnya dibiayai oleh RAMP-IPB.  Dalam pelatihan tersebut juga akan dipilih beberapa peserta terbaik yang akan mendapatkan hadiah-hadiah/rewards yang menarik.

---

Press Release - One-day Technopreneurship Workshop

Kampus IPB Darmaga, Bogor

Sabtu, 12 Mei 2007

Invensi dan inovasi merupakan solusi potensial untuk masalah pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan. Namun, kreasi invensi dan inovasi di Indonesia masih belum memberikan keuntungan bagi masyarakat, sehingga diperlukan suatu pendekatan untuk menjadikan invensi dan inovasi tersebut dapat menguntungkan bagi masyarakat.

Program technopreneurship mahasiswa dilaksanakan untuk mendukung mahasiswa dalam menciptakan invensi/inovasi agar memberikan dampak kepada masyarakat yang ditujukan untuk mempercepat proses menciptakan ide/gagasan inovatif atau solusi teknologi menjadi aplikasi/terapan.  Program ini menerjemahkan konsep “dari ide menjadi dampak” (idea to impact) ke dalam sebuah program dengan kurikulum yang lebih terstruktur yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keahlian, dan sikap dalam menciptakan dan memformulasikan ide dan menyiapkan rencana usaha untuk mengubah ide menjadi aplikasi/terapan.

Pada tahun kedua implementasi kerjasama IPB dengan The Lemelson Foundation (TLF) yang diwadahi dalam organisasi Recognition and Mentoring Program – Institut Pertanian Bogor (RAMP-IPB) telah menyelenggarakan One-day Technopreneurship Workshop pada hari Sabtu, 12 Mei 2007 di Kampus IPB Darmaga, Bogor.  Workshop tersebut diselenggarakan atas kerjasama RAMP-IPB dengan Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri (HIMALOGIN) – IPB. Workshop tersebut diikuti oleh lebih dari 110 mahasiswa yang berasal dari IPB, UIKA, UNPAK, dan perguruan-perguruan tinggi lainnya di Bogor dan sekitarnya.  Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama di luar Amerika Serikat yang disponsori oleh TLF.

Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap technopreneurship dan peranannya dalam menciptakan dampak positif untuk masyarakat dan untuk mendiseminasikan program technopreneurship mahasiswa dan menjaring mahasiswa-mahasiswa potensial dari berbagai wilayah. Keluaran dari workshop tersebut  adalah mahasiswa dengan wawasan technopreneur dan sikap mental inventif/inovatif yang meningkat, dan mahasiswa yang memiliki kemampuan untuk menyusun proposal yang berkualifikasi untuk program pelatihan intensif dan fasilitasi inkubasi RAMP.

Dalam workshop, Arifin Indra (Presiden Direktur Bank Ekspor Indonesia) menyampaikan materi tentang Technoprenurship: from idea to market; Dr. Krisnani Setyowati (Kepala Kantor HKI-IPB) menjelaskan tentang Pengembangan teknologi dan isu-isu tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI); Dr. Erliza Hambali (Kepala Pusat Studi Bioenergi dan Surfaktan) menyampaikan tentang Pembentukan tim usaha dan model usaha; Dr. Ono Suparno (RAMP-IPB) menjelaskan tentang Technopreneurship dan peranannya dalam menciptakan dampak pada masyarakat; Prof. Agus W. Soehadi, PhD (Kepala Sekolah Bisnis Prasetya Mulya) menyampaikan tentang Penyusunan rencana bisnis (business plan); dan Rudjito (Ketua Dewan Komisioner LPS) menyampaikan tentang Pembiayaan usaha berbasis teknologi.

Pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara IPB yang dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. H. Ahmad Ansori Mattjik, MSc (Rektor IPB) dan Bank Ekspor Indonesia yang dilakukan oleh Arifin Indra (Presiden Direktur Bank Ekspor Indonesia). Bank Ekspor Indonesia juga memberikan beasiswa kepada 30 orang mahasiswa IPB, memberikan bantuan bor pembuatan biopori sebanyak 470 buah kepada 47 desa di kota Bogor, serta bantuan riset kepada Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) IPB.

---

One-day Technopreneurship Workshop

RAMP-IPB bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri (HIMALOGIN) akan menyelenggarakan One-day Technopreneurship Workshop pada hari Sabtu, 12 Mei 2007 di Ruang Sidang Senat Akademik IPB, Gedung Rektorat IPB Lantai 6.

Pembicara: RAMP IPB, Arifin Indra (Direktur Bank Ekspor Indonesia), Dr. Krisnani Setyowati (Kepala Kantor HKI IPB), Ir. Ciputra (Technopreneur), Prof. Agus Soehadi (Kepala Sekolah Bisnis Prasetya Mulya), dan Rudjito (Ketua LPS).

Fasilitas yang diberikan: seminar kit, sertifikat, snack, dan lunch.

Peserta workshop tersebut adalah mahasiswa-mahasiswa perguruan-perguruan tinggi di Bogor dan sekitarnya.

Bagi yang berminat dan ingin mengetahui lebih jauh tantang technopreneurship, silahkan daftarkan diri anda di Seretariat HIMALOGIN, Fateta IPB segera, tempat terbatas.

Jadwal kegiatan workshop tersebut adalah sebagai berikut:

Waktu

Topik

08.00 – 08.30

Registrasi

08.30 – 08.40

Pembukaan oleh perwakilan perguruan tinggi target

08.40 – 09.50

Sambutan dari perwakilan RAMP Indonesia

09.50 – 10.00

Sambutan dan pembukaan oleh Rektor IPB

09.00 – 10.30

Technopreneurship: From Idea to Market

Penandatanganan MoU

Pemberian beasiswa secara simbolis

10.30 – 10.45

Istirahat

10.45 – 11.45

Pengembangan teknologi dan isu-isu tentang Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)

11.45– 12.30

Technopreneurship dan peranannya dalam menciptakan dampak pada masyarakat

12.30 – 13.00

Istirahat, sholat, makan siang

13.00 – 14.00

Pembentukan tim usaha dan model usaha

14.00– 15.00

Penyusunan rencana bisnis

15.00 – 15.30

Istirahat, sholat

15.30 – 16.30

Pembiayaan usaha berbasis teknologi

16.30 – 16.45

Penutupan dan Door prize

---

Kerjasama Penyelenggaraan One-day Technopreneurship Workshop di IPB

RAMP IPB telah menawarkan kerjasama kepada seluruh Departemen dan Himpunan Profesi di IPB. untuk penyelenggaraan One-day Technopreneurship Workshop di IPB.

RAMP IPB menyampaikan terima kasih kepada Departemen-departemen dan Himpro-himpro yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Berdasarkan hasil penilaian terhadap isi proposal sesuai dengan kriteria penilaian, yaitu: (1) kesesuaian proposal dengan TOR, (2) rencana pembiayaan, dan (3) kreativitas usulan, telah terpilih Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMALOGIN), Fakultas Teknologi Pertanian IPB sebagai pemenang kerjasama penyelenggaraan workshop tersebut.

Selamat kepada HIMALOGIN.  Semoga kerjasama dan workshop tersebut sukses. 

Bagi yang belum berhasil, kami ucapkan terima kasih atas partisipasi anda dan kami tunggu partisipasi anda di tahun yang akan datang.

---

Republika Online, Minggu, 18 Juni 2006

IPB dan The Lemelson Fondation (AS) Kembangkan Program WEHAB yang Dihadapi Warga Miskin

Bogor-RoL -- Bekerjasama dengan "The Lemelson Fondation" dari Amerika Serikat (AS), Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan program baru, yang ada dalam ranah WEHAB (water, energy, health, agriculture, biodiversity), dan saat ini merupakan masalah utama bagi masyarakat miskin Indonesia. 

Program tersebut bernama "Lemelson Recognition and Mentoring Program" (LRAMP), yang secara umum bertujuan mendorong dan menghargai inovasi dan invensi, serta memberikan mentoring agar inovasi dan invensi tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, kata Dr Aji Hermawan, Direktur Program LRAMP-IPB di Bogor, dalam pernyataan yang disampaikan di Bogor, Ahad.

Ia menjelaskan, program utama LRAMP-IPB antara lain memfasilitasi mentoring (mentoring facilitation), melakukan peningkatan kapasitas teknopreneurship mahasiswa (student technopreneurship capacity building) dan melakukan studi kebijakan (policy studies).

Mentoring merupakan kegiatan untuk membantu inovator dan inventor untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi, sehingga mampu mewujudkan idenya menjadi usaha yang menghasilkan.

Kegiatan ini dimulai dari mencari, menyeleksi ide atau solusi teknologi yang potensial dalam memecahkan masalah yang ada di masyarakat, kemudian memfasilitasi terwujudnya solusi teknologi itu dengan memberikan grant (hibah) kepada ide atau solusi terpilih.

Aji Hermawan menjelaskan, salah satu program LRAMP IPB ialah "Program Technopreneurship Mahasiswa", yang bisa meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam bidang technopreneurship (kewirausahaan berbasis teknologi), sehingga mahasiswa memiliki kemampuan berkompetisi dalam memperebutkan award inovasi dan invensi yang akan dipilih dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dikemukakannya bahwa untuk tahun pertama ini award yang tersedia sekitar 500.000 dolar AS, yang diperuntukkan kepada 10 pemenang.  Program Technopreceurship Mahasiswa ini hanya dikhususnya bagi mahasiswa S1, S0 (diploma) atau lulusan baru kurang dari satu tahun, dan seluruh program LRAMP IPB ini rencananya akan di-launching akhir Juli atau Agustus 2006. antara/pur

---

Berita IPB, Sabtu, 17Juni 2006

IPB Kembangkan Program Baru LRAMP

Sekarang ini Institut Pertanian Bogor (IPB) sedang mengembangkan program baru, Lemelson Recognition and Mentoring Program disingkat LRAMP. Program ini merupakan kerjasama antara IPB dengan The Lemelson Fondation, USA yang secara umum bertujuan mendorong dan menghargai inovasi dan invensi. "Serta memberikan mentoring agar inovasi dan invensi tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata Dr Aji Hermawan, Direktur Program LRAMP IPB, pada Prohumasi IPB Kamis (15/6) di Kampus IPB Darmaga Bogor.

Program utama LRAMP-IPB antara lain memfasilitasi mentoring (mentoring facilitation), melakukan peningkatan kapasitas teknopreneurship mahasiswa (student technopreneurship capacity building) dan melakukan studi kebijakan (policy studies).

Menurut Aji, mentoring merupakan kegiatan untuk membantu inovator dan inventor untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi, sehingga mampu mewujudkan idenya menjadi usaha yang menghasilkan. Kegiatan ini dimulai dari mencari, menyeleksi ide atau solusi teknologi yang potensial dalam memecahkan masalah yang ada di masyarakat, kemudian memfasilitasi terwujudnya solusi teknologi itu dengan memberikan grant (hibah) kepada ide atau solusi terpilih.

"Masalah yang menjadi prioritas program ini adalah yang ada dalam ranah WEHAB (water, energy, health, agriculture, biodiversity) yang saat ini merupakan masalah utama bagi masyarakat miskin Indonesia," tuturnya. Tahapan kegiatan meliputi: scouting,selecting & approval, contracting, mentoring, monitoring & evaluation process.

"Salah satu program LRAMP IPB ialah 'Program Technopreneurship Mahasiswa' yang bisa meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam bidang technopreneurship (kewirausahaan berbasis teknologi), sehingga mahasiswa memiliki kemampuan berkompetisi dalam memperebutkan award inovasi dan invensi yang akan dipilih dari berbagai wilayah di Indonesia," jelasnya. Untuk tahun pertama ini award yang tersedia sekitar US $500.000 (untuk kira-kira 10 pemenang).

Program Technopreceurship Mahasiswa ini hanya dikhususnya bagi mahasiswa S1, So, atau lulusan baru kurang dari satu tahun. Seluruh program LRAMP IPB ini rencananya akan di-launching akhir Juli atau Agustus 2006.(ris)

 

__________________________________________________

|Home| |Organisasi| |Program| |Artikel dan Berita| |Event| |Download| |Kontak| |Links|

Copyright © 2007 RAMP-IPB. All rights reserved.