Depan   Pusat Peneltian    Jurnal    Berita LPPM    Produk Unggulan    Download    Kontak
Penelitian & Pengabdian

Jumlah Penelitian

Riset Unggulan IPB(RUI)

Produk Unggulan


Database Penelitian

Data Peneliti dan Penelitian per Fakultas


Halaman Utama

Abstrak Penelitian


TEKNIK PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN BERDASARKAN POTENSI WILAYAH

Abstrak

Penentuan komoditas unggulan merupakan salah satu bagian dalam pengembangan wilayah, khususnya distribusi pemanfaatan ruang. Fokus penelitian dititikberatkan pada menentukan komoditas pertanian dalam arti sempit, yaitu tanaman pangan, palawija, dan hortikultura. Dimulai dengan diketahuinya komoditas yang menjadi unggulan, diharapkan dapat menjadi fokus pengembangan pertanian, dan efek lanjutannya adalah dapat meningkatkan nilai tambah dan pendapatan ekonomi dari sektor pertanian. Tujuan penelitian ini adalah 1). menguji teknik analisis penentuan komoditas unggulan pertanian menurut hasil tahun pertama, 2). menentukan komoditas unggulan pertanian dengan menggunakan kombinasi teknik analisis Location Quotient (LQ), pertumbuhan komoditas (LP), kebutuhan komoditas (Kk), dan landrent (LR), 3). menghitung alokasi lahan tersedia untuk pengembangan komoditas unggulan di lokasi penelitian. Lokasi penelitian adalah Kecamatan Ciampea dan Dramaga, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan analisis (kombinasi), yaitu : menentukan basis aktifitas dengan Location Quotient (LQ), menentukan laju pertumbuhan produksi komoditas (LP), menentukan besarnya konsumsi komoditas (KK) dan menghitung nilai Landrent (LR). Teknik analisis yang pertama adalah mengkombinasikan hasil analisis LQ dan LP dan teknik analisis yang kedua adalah mengkombinasikan hasil analisis LQ, LP, dan KK. Teknik analisis yang ketiga adalah mengkombinasikan hasil analisis LQ, LP, KK, dan LR. Penelitian ini merupakan penelitian Tahun ke II. Pada Tahun I, penelitian mengkombinasikan hasil analisis LQ dan LP, serta mengkombinasikan hasil analisis LQ, LP dan Kk. Sedangkan tahun ini, selain dilakukan untuk kedua kombinasi analisis tersebut, juga dilakukan analisis LQ-LP-Kk-LR. Hasil penelitian ini adalah Pertama, Ketiga teknik analisis tersebut dapat digunakan untuk menentukan komoditas unggulan di suatu wilayah. Kedua, Komoditas unggulan berdasarkan Teknik 1 adalah padi sawah, kedelai, kacang tanah, petsai/sawi, cabe besar, tomat, terung, jambu biji. Untuk komoditas unggulan berdasarkan Teknik 2 ditentukan pula prioritas komoditas dengan berdasarkan 2 (dua) hal, yaitu urutan berdasarkan rasio produksi dengan kebutuhan komoditas dan urutan nilai konsumsi dikalikan dengan harga. Untuk komoditas unggulan berdasarkan urutan rasio produksi dan kebutuhan adalah : a. Kecamatan Ciampea : jambu biji, kacang tanah, petsai/sawi, tomat, kedelai, cabe besar, padi sawah, dan terung. b. Kecamatan Dramaga : jamur, ubi jalar, buncis, talas, kacang tanah, manga, jambu, terung, dan cabe rawit. Sementara itu, untuk komoditas unggulan berdasarkan nilai konsumsi dikalikan harga yaitu : a. Kecamatan Ciampea : padi sawah, cabe besar, tomat, terung, petsai/sawi, jambu, kacang tanah, dan kedelai. b. Kecamatan Dramaga : cabe rawit, terung, ubi jalar, buncis, talas, manga, jambu, kacang tanah, dan jamur. Berdasarkan teknik 3, komoditas unggulan ditentukan berdasarkan surplus ekonomi pola tanam (landrent). Pola tanam yang paling menguntungkan adalah berturut-turut : cabe-kacang panjang (Rp. 17.340,-/m2/tahun), cabe-tomat (Rp. 11.685,-/m2/tahun, dan ubi-jagung-ubi (Rp. 11.575,-/m2/tahun). Ketiga, Luas pengembangan komoditas unggulan untuk masing-masing desa adalah sebagai berikut : Kecamatan Ciampea : Desa Benteng 98 ha, Bojong jengkol 134 ha, Bojong Rangkas 0,2 ha, Ciampea 6,2 ha, Ciampea Udik 155 ha, Cibadak 1,9 ha, Cibuntu 196 ha, Cicadas 122 ha, Cihideung Ilir 6,5 ha, Cihideung Udik 68 ha, Cinangka 228 ha, Tegalwaru 317 ha. Kecamatan Dramaga : Desa.Babakan 0,004 ha, Ciherang 10,51 ha, Dramaga 18 ha, Neglasari 139 ha, Petir 36 ha, Purwasari 356 ha, Sinarsari 71 ha, Sukadamai 208 ha, Sukawening 124 ha. Komoditas yang diarahkan untuk dibudidayakan antara lain padi sawah, ubi, jagung, tomat, cabe, kacang panjang, timun, terung, kacang tanah, talas dan jambu biji.

Keywords

Teknik Analisis, Komoditas Unggulan, Potensi Wilayah, dan Arahan Pengembangan

Lokasi Penelitian

IPB

Bidang Ilmu

Sumberdaya Alam dan Lingkungan

Tahun Penulisan

2014

Pelaksana Penelitian

Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan - FAPERTA

Sumberdana

Jenis Penelitian

DUB

No. Panggil

DUB/046.14/SIT/t

Peneliti Utama

Santun RP Sitorus

Anggota

Asdar Iswati

Dyah Retno Panuju

(c) copyright LPPM-IPB Darmaga - Bogor - Jawa Barat - Indonesia 2009